oleh

Akibat Aturan Zonasi,Lulusan SMP di 4 Buah Desa Terancam Putus Sekolah

banner 728x90

KAUR,bengkulupost.co.id-Aturan Zonasi dalam tatacara penerimaan siswa baru pada setiap sekolah SMA dan SMK saat ini di nilai kurang layak. Lantaran banyak siswa yang sudah lulus di SMP tidak bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.

Gambar mungkin berisi: 16 orang, orang tersenyum, luar ruangan

Sepertinya semua siswa lulusan SMP di desa Tanjung Bulan, Padang Tinggi, Beriang Tinggi dan siswa desa Sulau Wangi,masing-masing wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur.

Dengan adanya aturan Zonasi ini maka akan terindikasi anak-anak kami di 4 buah desa ini tidak bisa sekolah.

Sementara siswa lulusan SMP ini sudah siap untuk mendaftarkan dirinya ke SMA 02 Kaur, kata salah satu pemuka masyarakat Hirwanto Tohir yang lazim di sapa Ujang Tasuk kepada Bengkulu Post belum lama ini.

Saya sangat berharap kepada Pemerintah DaerahKabupaten atau Provinsi untuk membuka peluang bagi anak-anak kami ini.Ataupun pihak pemerintah bisa membangun sekolah lanjutan atas di wilayah 4 buah desa ini.

Sehubungan dengan keluhan semua sisw dan wali siswa yang menyangkut anak-anak mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi , terpaksa kami pagi ini mengadakan rapat untuk membahas tentang anak mereka tidak bisa, tutup Ujang Tasuk.

Ketika di konfirmasi Kabid SMA dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Sahirman,S.Pd mengatakan bahwa, saya sudah perintahkan kepada Kepala Sekolah SMAN Tanjung Kemuning untuk mendata nama-nama siswa yang belum di terima untuk melanjutkan ke SMA.Kemudian laporkan ke dinas Diknas Provinsi Bengkulu. Nanti akan kami tentukan tempat mereka melanjutkan sekolahnya tersebut.

Kami tidak mau mendengar anak-anak bisa putus sekolah karena berlakunya sistem Zonasi ini, tutur Zahirman.

Gagasan ini di sampaikan kepada Kepala Sekolah SMAN 02 Kaur dan Capdin SMA Arpani,S.Pd.Menyikapi keluhan dari siswa dan wali siswa lulusan SMP di desa Padang Tinggi,Tanjung Bulan,Beriang Tinggi dan Sulau Wangi bahwa , sistem Zonasi ini betul-betul merugikan anak-anak di wilayah ini. Karena informasi yang di terima beberapa bulan lalu Gedung SMK di Desa di Desa Tinggi Ari akan menerima siswa baru. Ternyata SMK tersebut masih gagal menerima siswa untuk tahun ajaran ini. Sementara Zonasi SMK di Tinggi Ari itu terambil dari siswa di Desa Padang Tinggi,Tanjung Bulan,Beriang Tinggi dan Sulau Wangi.beber Arpani, S.Pd baru-baru ini.(NASUTION)

Bagikan

Tentang Penulis: Adjie Satria

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed