oleh

Kamuflase Pemerintah Daerah

banner 728x90

Oleh : Rian

Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan langsung oleh  Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2014 bahwa  Kabupaten Empat Lawang yang mempunyai slogan “Saling Keruani Sangi Kerawati” sudah keluar dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Hal ini sangat disayangkan sikap yang tidak arif dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Empat Lawang yang tujuannya yang kurang positif, hanya karena adu gengsi dengan daerah – daerah lainnya.

Sebagai putra daerah kabupaten Empat Lawang saya pun sangat miris dengan tindakan kamuflase yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten. Yang ingin saya pertanyakan hal apa yang menjadi tolak ukur pemerintah untuk menentukan keluar dari daerah tertinggal? Kekhawatiran saya pemerintah daerah melakukan observasi hanya di wilaya kecamatan yang sedikit maju dan tidak menyeluruh. Saya rasa kali ini pemerintah sangat tidak obyektif dalam menilai suatu keberhasilan. Padahal banyak sekali dampak negativ di dapatkan daerah tersebut.

Ada beberapa dampak kerugian akibat adu gagah – gagahan dan gengsi pemerintah daerah :

  1. Berdasarkan penyampaian Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang bahwa berkisar antara 300M sampai dengan 400M pertahun dana yang lepas dari Kabupaten Empat Lawang karena sudah tidak lagi sebagai daerah tertinggal padahal pemerintah pusat sangat memperioritaskan daerah yang termasuk dalam kategori 3T.
  2. Beberapa tahun terakhir LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) mempunyai program beasiswa  afirmasi yang teruntukkan mahasiswa yang berasal dari daerah 3T (tertinggal, Terdepan dan Terluar) untuk melanjutkan program beasiswa magister dan doktoral di perguruan tunggi.

Sebagai generasi penerus yang mempunyai ekspektasi besar terhadap dunia pendidikan demi menyiapkan sumber daya manusia untuk membangun daerah ternyata sudah dipenggal oleh adu gengsi dan kamuflase pemerintah daerah.

Harapan saya kedepan agar pemerintah daerah melakukan observasi dengan obyektif sesuai dengan kronologi yang terjadi di kecamatan tersebar di kabupaten Empat Lawang dan mengembalikan daerah Empat Lawang sesuai dengan faktanya agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Penulis Merupakan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta periode 2016-2017

Bagikan

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed