oleh

KUNKER PENELITI UTAMA KEMENTRIAN PERTANIAN

banner 728x90

Kepahiang – Bengkulu Post.co.id,Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang kedatangan kunjungan kerja tim peneliti utama dari Kementrian Pertanian serta rombongan Balai Besar Pengajian dan Pengembangan Tekhnologi Pertanian Provinsi Bengkulu dipimpin Kepala Balai Dr. Haris Samsudin dalam rangka edukasi tentang kopi, sumber daya manusia serta evaluasi program yang telah dilaksanakan diterima secara langsung oleh Kadis Pertanian Kabupaten Kepahiang Hernawan,S.KKP diruang kerjanya Kamis (31/1/2019 ).
Prof. Dr. Ir. Rubio,M.Si memaparkan ” Ketertarikan beliau kunker ke Kabupaten Kepahiang untuk meneliti secara detail tentang kopi robusta Kepahiang, Memberikan edukasi tentang kopi kepada pengelolah bubuk kopi disentranya,agar nantinya kopi menjadi daya tarik spesifik, menjadi nilai tambah bagi perekonomian ” jelas Prof. Rubio.

Prof. Dr. Ir. Rubio, M.Si saat diwawancara awak media.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 31 Januari 2019

Beliau menambahkan ” Untuk memperkokoh semua itu baik pengelolah,petani kopi harus memperhatikan mutu dari kopi dengan cara Tekhnologi harus ditingkatkan, higenis harus di nomor satukan ( tidak boleh sembarangan ), limbah harus ditata, tempat penjemuran harus baik, Nah disinilah pemerintah akan turun ” sampainya.

Kadis Pertanian Poto bareng.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 31 Januari 2019

Rubio menjelaskan ” Di Kabupaten Kepahiang kopi bubuk Sintaro 1,2,3 sudah terkenal hingga ke Pulau Jawa menjadi ciri khas Kepahiang ” jawabnya.
Kadis Pertanian Hernawan, S.KKP didampingi Kabid Perencanaan, Kabid Perkebunan menyampaikan ” Tahun anggaran 2018 yang lalu dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang mendapat bantuan peremajaan kopi sambung dari dinas Pertanian Provinsi Bengkulu sebanyak 1600x 210 ha = 336.000 batang peremajaan kopi sambung plus dari APBD Kabupaten Kepahiang sebanyak 650.000 batang peremajaan kopi sambung, Pada tahun anggaran 2019 bantuan peremajaan kopi sambung dari dinas Provinsi Bengkulu sebanyak 160.000 batang dan dari APBD sebanyak 300.000 batang peremajaan kopi sambung ” jelas Hernawan.
Kepala Balai Besar Pengajian dan Pengembangan Tekhnologi Pertanian Dr. Haris Samsudin mengatakan pada awak media sebelum menuju sentra produksi kopi didesa Sidorejo Kecamatan Kabawetan ” Pada tahun ini ada program milenial dimana calon penerimanya nanti para kelompok tani baik program kopi maupun cabe dan mereka akan dijadikan cpcl milenial pada pertengahan Februari 2019 program sudah didepinitifkan ” jelas Haris.
Kepala Balai menambahkan ” Tugas dari pada tim balai besar adalah mengawasi, mengontrol, seluruh program yang telah dilaksanakan dinas pertanian Kabupaten Kepahiang untuk disampaikan ke jenjang lebih tinggi, Selain itu menurutnya ” Kepahiang masuk segi tiga emas kopi meliputi Sumsel, Lampungdan Bengkulu ” sampainya.
Kegiatan selanjutnya Kadis beserta rombongan akan meninjau sentra- sentra pengelana kopi yang berada di kawasan destinasi wisata Kabupaten Kepahiang didampingi Kepala dinas Pertanian ( stv/fly ).

Bagikan

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed