oleh

BEBERAPA JAM BURON,AKHIRNYA PELAKU PEMBUNUHAN SATU KELUARGA DI REJANG LEBONG TERTANGKAP

banner 728x90

REJANG LEBONG,bengkulupost.co.id-Pelaku pembunuhan satu keluarga di Rejang Lebong, Bengkulu, telah  tertangkap pada Senin (14/1) sekira pukul 05.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, pelaku merupakan mantan suami ketiga korban bernama Ari (sebutan akrab sehari hari). Pria 34 tahun  yang sehari hari berprofesi sebagai tukang las yang barnama lengkap Jamhari Muslim itu ditangkap di salah satu penginapan di Kota Manna, Bengkulu Selatan, saat akan keluar penginapan untuk pergi ke Lampung.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Minggu, 13 Januari 2019

“Pagi sekira sekitar pukul 05.00 WIB, buser Polres Bengkulu Selatan berhasil membekuk pelaku pembunuhan satu keluarga di Rejang Lebong atas nama Ari,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi bengkulupost.co.id.id  pada Senin (14/1).

Dedi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi sebelum para korban Hasnatul Laili alias Lili (35), Melan Miranda (16) dan Chyka Ramadani (10) dihabisi, Ari sempat berkunjung ke rumah korban. Dari informasi itu, tim gabungan dari Polres Bengkulu Selatan dan Polda Bengkulu menelusurinya dan berhasil menangkap pelaku.

Barang bukti yang di peroleh dari tangan pelaku

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Minggu, 13 Januari 2019

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan. Pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif pelaku tega melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Dedi menjelaskan, peristiwa pembunuhan satu keluarga di Curup Rejang Lebong tepatnya di Simpang menuju pemandian Suban Air Panas  terjadi pada Sabtu (12/1) sekitar pukul 04.30 WIB. Bermula ketika kakak korban yang datang ke rumahnya untuk mengantar pisang. Kakak korban sempat menelepon, namun tidak direspon.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Minggu, 13 Januari 2019

Saat diperiksa di rumahnya, pintu depan ternyata dikunci. Kakak korban pun akhirnya masuk lewat pintu samping. Dari situ baru diketahui ketiga korban ditemukan tewas dalam keadaan luka parah dan bersimbah darah.

Oleh kakak korban, ketiganya langsung dibawa ke RSUD Curup untuk dilkaukan  autopsi. Sementara itu pihak kepolisian melakukan pengecekandi TKP  dan memeriksa sejumlah saksi.

Selain membunuh ketiga korban, pelaku Jamhari  juga mengambil mobil Suzuki APV milik korban,Perhiasan Emas (Kalung Gelang dan Cincin),BPKB dan STNK Mobil Suzuki APV,Kunci Mobil,kunci rumah yang di sinyalir hilang ,HP Android , Korban dan sejumlah uang sekitar Rp. 520.000;.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan dan mencari mobil yang biasa digunakan korban untuk bekerja itu,sedangkan polisis kini telah menemukan mobil korban di belakang RSUD Curup,di duga karena kehabisan bakan bakar maka mobil tersebut di tinggalkan begitu saja kemudian pelaku kabur dengan menaiki kendaraan travel .

Seperti diketahui, korban Hasnatul Laili alias Lili merupakan seorang pedagang pisang. Sementara anaknya Melan Miranda merupakan pelajar kelas X Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Curup. Kemudian Chyka Ramadani siswa yang baru duduk di kelas III SD. Ketiganya diketahui tinggal di Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur. Mereka ditemukan tewas pada Sabtu sore (12/1) sekitar pukul 16.30 WIB.

Akibat perbuatannya tersebut Jamhari Muslim terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati sesuai Pasal 340 KUHP menjelaskan sebagai berikut: “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhandengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Pembunuhan berencana menurut Pasal 340 KUHP. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, maka dapat disimpulkan: 1. Perbuatan pembunuhan merupakan perbuatan yang dilakukan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Pasal dasar pembunuhan adalah Pasal 338 KUHP yang kemudian ditambah unsur direncanakan terlebih dahulu dalam pasal 340 KUHPidana. Pembunuhan adalah merupakan istilah yang umum digunakan dalam hukum pidana untuk mendeskripsikan tindak pidana kejahatan dimana tersangka/terdakwa menyebabkan kematian pada orang lain.2. Karena besarnya dampak negative pembunuhan, maka tidak mengherankan bila tindak pembunuhan tersebut secara tegas dilarang oleh hukum posity yang sangat berat. Bahkan terhadap pembunuhan berencana oleh ketentuan Pasal 340 KUHPidana, pelaku diancam dengan hukuman mati. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh kejahatan pembunuhan adalah hilangnya nyawa si korban padahal nyawa adalah sesuatu milik yang paling berharga bagi setiap orang. Karenanya adalah wajar bila masyarakat melalui norma hukum positifnya melindungi nyawa setiap warganya dari segala upaya pelanggaran oleh orang lain dengan memberi ancaman hukuman yang sangat berat kepada pelaku pembunuhan.(ARFAN EFENDI)

 

Bagikan

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed