oleh

Desa Talang Belitar Prioritaskan Pembangunan Gedung Perputakaan Desa

banner 728x90

REJANG LEBONG,bengkulupost.co.id-Pembangunan desa bukan hanya melulu masalah infrastruktur melainkan juga masalah Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu cara membangun kualitas SDM adalah dengan menyediakan sumber-sumber pengetahuan yang akan mendongkrak pengetahuan warga desa.  Maka, Perpustakaan sangatlah penting dibangun di desa dan menjadi sumber pengetahuan warga. Caranya, alokasikan dana dari dana desa untuk membangunnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan

Kepastian bisa digunakannya dana desa untuk membangun perpustakaan ini kembali ditegaskan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Trnasmigrasi Eko Putro Sandjojo. Bahkan, Kemendes sudah melakukan penandatanganan Nota Kesepemahaman (MoU) dengan Perpustakaan Nasional RI di Gedung Layanan Perpustakaan Nasional di Jakarta, baru-baru ini.

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.

Sutimbang, Kades Desa Talang Belitar saat ini mengalokasikan Dana Desa untuk pembangunan perpustakaan desa.Potensi desa yang harus di gali saat ini membutuhkan SDM yang memadai yang mampu membangun daerah terutama Desa Talang Belitar.Tidak tanggung tanggung dana yang digelontorkan untuk pembangunan gedung perpustakaan tersebut berjumlah Rp. 152.620.000 (seratus lima puluh dua juta enam ratus dua puluh ribu rupiah).

Dana yang yang bersumber dari DD tahun 2018 ini diharapkan bisa merampungkan secara total pembangunan gedung tersebut dan bisa dimanfaatkan warga secara maksimal.

Eko Putro menjelaskan, dana desa bisa digunakan salah satunya untuk membangun perpustakaan di desa. “ Perpustaannya tidak hanya dalam bentuk fisikal tetapi juga harus disediakan dalam bentuk digital,” katanya. Fisikal berarti berbentuk buku-buku fisik yang bisa dibaca dan digital berarti dalam bentuk E-book yang disimpan dalam file-file di komputer sehingga harus menggunakan layar monitor komputer atau perangkat elektronik lainnya untuk membaca.

Menteri Desa mengungkapkan, pengembangkan perpustakaan desa sangatlah penting untuk didorong karena perpustakaan adalah pusatnya literasi yang bisa mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa. Buku-buku mengenai lifeskill sanat strategis menjadi bahan bacaan warga desa karena memberikan pengetahuan mengenai keahlian-keahlian yang bisa mereka kembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, buku mengenai teknik beternak lele, ayam petelur dan budidaya berbagai tanaman produktif lainnya. Perpustakaan desa juga bisa menjadi tempat diskusi warga desa mengenai berbagai wacana yang mereka dapatkan dari buku-buku yang mereka baca.

Sementara itu Kepala Perpustakaan Nasional RI Mohammad Syarif Bando menyatakan, tujuan utama MoU ini adalah untuk membangun sinergi dengan Kemendes PDTT. Perpustakaan nasional juga siap mengakomodir kebutuhan bacaan yang cocok dan dibutuhkan masyarakat pedesaan. Terutama buku-buku yang bisa meningkatkan kapasitas pengetahuan masyarakat, peningkatan ketrampilan dasar dan sebagainya.

Perpustakaan nasional juga siap melakukan kajian mengenai bagaimana cara membangkitkan minat baca pada masyarakat pedesaan. “ Kami akan pertemukan antara Kemendes dengan para penerbit dan penulis dan membahas bagaimana mekanisme untuk membawa berbagai konten itu sampai ke desa,” kata Syarif Bando. Lalu, Kemendes tinggal menyiapkan infrastruktur nya di desa sedangkan buku dan kontennya bisa diakses dari Perpusnas.

Saat ini, kata Syarif Bando, rasio secara umum adalah satu buku ditunggu 5 ribu orang, sedangkan di desa satu buku ditunggu 15 ribu orang. Besarnya jumlah penunggu ini karea kawasan pedesaan selama ini kesulitan mendapatkan buku-buku dan berbagai bahan bacaan lainnya. Dengan kehadiran perpustakaan diharapkan warga desa bisa mendapatkan asupan pengetahuan baru yang bakal menciptakan peningkatan produktivitas bagi kehidupannya sehari-hari.(arpan ependi)

Bagikan

Tentang Penulis: Adjie Satria

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed