oleh

KEJARI KEPAHIANG MEMUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA UMUM

banner 728x90

Kepahiang – Bengkulu Post.co.id,Jajaran Kejaksaan Negeri Kepahiang, Pemerintah Daerah, Legislatif dan unsur FKPD melakukan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ( incraht ) sepanjang tahun 2018 dilaksanakan di halaman Kejari Kepahiang Jum’at ( 7/11 ).

Wabup, Kajari, Kapolres, Sekda dan FKPD poto bersama.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 06 Desember 2018

Turut hadir dalam pelaksanaan pemusnahan barang bukti wakil bupati Netti Herawati, S.Sos, Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Saprudin, Kapolres AKBP. Pahala Simanjuntak, S.I.K, Wakapolres Kompol. Rudi.S, SH, Kasat Reskrim AKP. Yusiadi, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang Dr. Rimdan, SH, MH, Dandim 0809 Rejang Lebong Letkol.Kav. Budi Wirman, Sekda Kepahiang Zamzami Zubir, SE, MM, Kasi Intel Kejari Arya Marseva, SH, Kasi Pidsus Rusydi Sastrawan, SH, MH dan seluruh tamu undangan.

Kajari Kepahiang Lalu Syaipudin, SH, MH.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 06 Desember 2018

Kajari Kepahiang Lalu Syaipudin, SH, MH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada segenap lapisan terutama Polres Kepahiang yang telah bekerjasama dalam sinergiritas penuntasan hukum diwilayah Kabupaten Kepahiang, Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang telah memberikan bantuan 1 unit kenderaan roda empat ( R4 ) kepada Kejari Kepahiang.
Wakil Bupati Kepahiang sangat mengapresiasi kinerja Kejari dalam penegakan hukum dimana pada hari ini telah melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap, Pemerintah Daerah akan selalu berupaya bekerjasama terutama informasi dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Kepahiang.

Penandatangan berita acara pemusnahan barang bukti.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 06 Desember 2018

Kegiatan pemusnahan barang bukti dimulai oleh Wakil Bupati didampingi Waka II, Sekda serta seluruh FKPD untuk melakukan pembakaran BB yang telah disediakan pihak Kejasaan Negeri Kepahiang.
Seusai pemusnahan barang bukti, Kajari Lalu Syaipudin, SH, MH menyampaikan kepada awak media ” Bukan permasalahan target akan tetapi masalah terkait anggaran Kejaksaan Negeri Kepahiang 2018 menangani perkara sebanyak 150 perkara, Ternyata dari Kepolisian mengirim berkas SPDP sampai 177 hingga hari ini ( oper load ) melebihi anggaran yang tersedia ” ujarnya.
Kajari melanjutkan ” Kejaksaan, Bagaimanapun caranya tetap harus bisa untuk menyelesaikan dan tidak mungkin menolak sebagai laporan Kejaksaan, Tetapi sebenarnya bukan hal tersebut yang menjadi poin paling penting, Point paling penting menurut Lalu Saipudin adalah perkara- perkara di Kepahiang ada anak jadi korban dan anak berhadapan dengan hukum ” jelasnya.

Daftar BB yang dimusnahkan.

Dikirim oleh Bengkulu Post pada Kamis, 06 Desember 2018

Kajari menerangkan ” Bahkan perkara terakhir di Kecamatan Merigi ada anak diekploitasi dijual, yang bayarannya 100 ribu dan paling tinggi 200 ribu nah ini menjadi perhatian semua pihak, Beliau mengajak semoga semua unsur untuk menyusun strategi bagaimana cara tidak terjadi di Kabupaten Kepahiang untuk mencegahnya, Aparat hukum selalu mengingatkan bagaimana supaya hukum tersebut betul betul jera ” sampai Kajari.
Selain itu Kajari Kepahiang mengharapkan kedepan terkait anggaran Kejaksaan ” Untuk tahun berikutnya ketika mengajukan tambahan anggaran diberikan sesuai dengan pekerjaan yang ada ” tutup Lalu. ( stv ).

Bagikan

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed