oleh

4000 Ton BBM Di SPBU Tanjung Kemuning Siap di Oprasikan

banner 728x90

KAUR-Masyarakat di Kabupaten Kaur khususnya di Kecamatan Ex Kaur Utara sebentar lagi tidak akan merasa kesulitan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak ( BBM ) untuk bermacam-macam jenis kendaraan. Karena SPBU Kaur yang baru beralamat di Desa Aur Ringit Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur segera akan beroprasi.

Saat ini semua Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah siap di oprasikan sebanyak 4000 ton. Akan tetapi yang masih menjadi kendala untuk pengoprasian SPBU ini belum ada Survey dari pihak badan Metriologi.

Menurut rencana sekitar 2 minggu kedepan pihak Metriologi akan datang ke SPBU ini guna untuk pengecekan semua fisik bangunan tersebut, kata salah satu petugas SPBU (Arwan) saat di temui awak media belum lama ini.

Dikatakan Arwan, saat ini ada 4000 ton BBM yang sudah standby di tengki yang sudah di siapkan. Akan tetapi untuk pengoprasiannya setelah selesai Peresmian yang terjadwal oleh pihak Pertamina. Adapun BBM yang akan di oprasikan ini adalah jenis Pertamax, Pertalite,Pertamina DEX dan Dexlite.

Sesuai dengan kenaikan BBM pada beberapa hari yang lalu , Pertamax Rp 10.400/liter, Pertalite Rp 7.800/liter, Pertamax Dex Rp 11.850/liter dan Dexlite sebesar Rp 10.500/liter, saat ini sudah ada 10 orang petugas SPBU yang sudah melalui seleksi dan sudah terlatih dalam melaksanakan tugas selaku pelayan konsumen BBM,imbuh Arwan saat di temui awak media.(NASUTION)

Bagikan

Tentang Penulis: Adjie Satria

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed