oleh

“Menyerahkan Diri, atau Saya Cari Sampai Liang Kubur…”

banner 728x90

Salah satu paslon tewas tertembak akibat rusuh Pilkada Empat LawangEMPAT LAWANG,BENGKULUPOST.CO.ID-Dua kubu tim sukses pasangan calon Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, dikabarkan terlibat bentrok. Akibatnya, satu orang timses dari pasangan calon tewas lantaran mengalami luka tembak, sementara tiga orang lainnya terluka. Informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Timses dari paslon nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius Maulana saat itu hendak mengadakan acara buka puasa bersama. Tanpa diketahui penyebabnya, timses paslon nomor urut 1 H David Hardiyanto-H Eduar Kohar dan timses nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius langsung terlibat bentrok saat bertemu. Suasana pun mencekam. Timses dari nomor urut 1 langsung mengeluarkan senjata api hingga melepaskan tembakan.

Akibatnya, seorang timses paslon nomor urut 2 bernama Beni, warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang, tewas lantaran mengalami luka tembak di wajah. Selain itu, tiga orang lagi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kepayang, Bengkulu, karena kondisi kritis akibat mengalami luka tembak. Indra, salah satu rekan korban saat dihubungi menjelaskan, saat ini seluruh timses nomor urut 2 sedang mengantarkan jenazah Beni ke rumah duka. “Benar, kejadiannya tadi sore. Satu orang meninggal dari pihak paslon nomor dua, saya lagi mengantarnya ke rumah sakit di Pagaralam, tiga korban lagi kritis, juga kena tembak,” kata Indra melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Ismail membenarkan bentrokan tersebut. Saat ini pihaknya masih berada di jalan menuju lokasi kejadian. “Saya lagi di jalan menuju lokasi,” kata Ismail melalui sambungan telepon. Namun saat ditanya soal korban tewas, Ismail tidak menjawab. Dia langsung menutup sambungan telepon. Hingga berita ini diturunkan, Kompas.com masih berusaha mengonfirmasi insiden tersebut kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara melalui sambungan telepon. Namun, hingga kini Kapolda belum memberikan jawaban. Begitu juga dengan Kapolres Empat Lawang belum bisa dihubungi.

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) serta jajaran Satrekrim Polres Empat Lawang kini telah memburu para pelaku penembakan terhadap tim sukses ( timses) pasangan calon (paslon) Bupati nomor urut 2 (Joncik Muhammad-Yulius), yang menyebabkan satu orang tewas. 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara meminta kepada tim paslon nomor urut 1 (David Hardiyanto-H Eduar Kohar) untuk tidak melindungi pelaku penembakan. Dengan demikian, para pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. “Menyerahkan diri, atau saya cari sampai liang kubur.

Kalau tidak tertangkap sekarang, bisa berikutnya. Akan tetap terus saya kejar,” kata Zulkarnain, Rabu (13/6/2018). Menurut dia, pemicu bentrok antara dua kubu timses ini dikarenakan adanya indikasi tidak netral para penyelenggara pemilu di Kabupaten Empat Lawang.

Kronologi Bentroknya Timses Paslon Pilkada Empat Lawang yang Sebabkan 1 Orang Tewas Untuk sementara, polisi telah meminta Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel untuk mengambil alih penyelenggaraan Pilkada di Empat Lawang.

Pengambilalihan tersebut dilakukan jika memang ditemukan indikasi keberpihakan KPU Empat Lawang serta Panwas setempat terhadap salah satu pasangan calon. “Saya sudah sampaikan ke Bawaslu Provinsi, kalau betul, memang betul tidak netral tolong ambil alih saja oleh Bawaslu Provinsi.

Mereka (KPU Empat Lawang dan Panwas) dinonaktifkan, Ini penting, ini salah satu pemicu menurut saya,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dua kubu timses pasangan calon Bupati Empat Lawang terlibat bentrok di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan pada Selasa (12/6/2018) sore.

 Pelaku Penyerangan dari Timses Paslon 1 Satu pendukung dari paslon nomor urut 2 bernama Beni tewas di tempat usai mengalami luka tembak di bagian wajah. Sementara tiga orang lainnya yang juga dari pendukung paslon nomor urut 2 dilarikan ke rumah sakit karena terkena tembakan pada kaki dan tangan.(Iwan Mursi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “”Menyerahkan Diri, atau Saya Cari Sampai Liang Kubur.

Bagikan

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
BENGKULUPOST.CO.ID adalah Situs Berita Online yang mempublikasikan informasi harian secara Real Time. BENGKULUPOST.CO.ID berbadan hukum PT Megapers Media Informasi.Akta Notaris No.39 Tanggal 29 Juni 2016 ,Elia Heriani,SH,M.Kn,Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0016578.AH.01.11.tahun 2016 Tanggal 11-07-2016 NPWP: 76.471.666.8-327.000 Telpon.: 0822 9011 3369/0822 9011 3379

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed